Minggu, 19 Januari 2014

24. ENAK KAN TUBUH PEREMPUAN ?




Tubuh perempuan itu enak lho, coba aja kalau nggak percaya, kamu terasa terbang kalau merasakan tubuh perempuan, mata merem - melek baik bagi yang laki-laki maupun yang perempuan saking enaknya. Makanya setiap yang enak-enak harus ada aturan karena manusia bukan binatang.
Kalau binatang dia suka langsung di embat tanpa perlu ada ikatan, lihat aja ayam, kambing, anjing, babi dan lain sebagainya nggak perlu tuh yang namanya KUA atau Kantor Catatan Sipil.
Dari yang enak-enak itu dengan izin Tuhan tumbuh benih cinta yang ada dalam rahim perempuan, bagi suami istri yang sah dan saling cinta anak itu adalah anugerah yang terindah, jauh lebih indah dari hubungan badan yang paling lama enaknya hanya bertahan selama dua puluh sampai tiga puluh menit tapi cinta pada buah hati akan abadi bahkan apapun akan kita lakukan demi si buah hati dan itu indah karena cinta.
Kelamin adalah organ yang paling di rahasiakan bahkan selalu di tutupi karena kelamin adalah lambang harga diri bagi laki-laki dan perempuan. Makanya perlu surat nikah dalam bertemunya lambang harga diri itu yang hanya di punyai oleh manusia yang bisa berpikir, mempunyai hati nurani dan nafsu syahwat , kalau hanya mau enaknya sendiri dengan nafsu syahwat jadi binatang aja ya !, nggak usah jadi manusia, kasihan sama kaum perempuan yang terpaksa aborsi karena malu padahal waktu dia membuka baju dan celana dalam dengan pasangan yang nggak ada ikatan hukumnya sama sekali dia nggak malu, bahkan ikut merem – melek…he…he…he….
Masalah aborsi hanya manusia lho yang bisa, kalau binatang  bisa mungkin banyak ayam yang melakukan aborsi coba aja perhatikan waktu ayam kawin biasanya di kejar sama ayam jantan kemanapun ayam betina berlari setelah ayam betina capek baru deh sang ayam jantan bisa menindih sang ayam betina, kayak di perkosa gitu karena nggak ada rasa cinta akibatnya ayam betina bertelur dan mengeram sampai badanya kurus kering, terus menetaskan anak-anaknya dan sang ayam jantan cuek bebek, tapi sang ayam betina tetap cinta sama anak-anaknya yang jumlahnya jauh lebih banyak dari manusia.
Jadi kaum perempuan yang mengugurkan kandungannya atau aborsi karena salahnya sendiri derajatnya jauh lebih rendah daripada seekor ayam betina.
Kembali ke TKP…he…he…kok kayak Parto  dalam Opera Van Java kesan nya, saat itu Bujang dan Minah duduk berduaan di rumah Minah yang sedang kosong, karena Bujang ini adalah pemuda dari kampung dan sangat terpesona pada wajah dan bodi Minah, dia grogi dan deg-degan melihat Minah yang memang cantik dan mempunyai bola mata dan tatapan yang sangat indah. Minah adalah wanita yang sangat berpengalaman dan dia tahu bahwa Bujang adalah mangsa empuk untuk cita-citanya mencari ayah dari anak yang sekarang ada dalam kandungannya. Seperti biasa bila laki-laki dan perempuan berduaan di tempat sepi apalagi di landa asmara maka yang menemani mereka adalah setan, iblis dan konco-konconya.
Lalu Minah merayu Bujang dengan bahasa tubuhnya yang membuat Bujang gelagapan menahan nafsu lalu Minah membawa Bujang ke kamarnya kemudian pintu di tutup dan terdengar suara Bujang yang teriak keenakan di dalam kamar sambil berkata ” Aduh mak,…enak kali…terus…terus….enaaaak….mamaaaak “, Bujang menjerit keras ketika mengalami orgasmenya yang pertama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar