Tubuh perempuan itu enak lho, coba aja kalau
nggak percaya, kamu terasa terbang kalau merasakan tubuh perempuan, mata merem
- melek baik bagi yang laki-laki maupun yang perempuan saking enaknya. Makanya
setiap yang enak-enak harus ada aturan karena manusia bukan binatang.
Kalau binatang dia suka langsung di embat tanpa
perlu ada ikatan, lihat aja ayam, kambing, anjing, babi dan lain sebagainya
nggak perlu tuh yang namanya KUA atau Kantor Catatan Sipil.
Dari yang enak-enak itu dengan izin Tuhan
tumbuh benih cinta yang ada dalam rahim perempuan, bagi suami istri yang sah
dan saling cinta anak itu adalah anugerah yang terindah, jauh lebih indah dari
hubungan badan yang paling lama enaknya hanya bertahan selama dua puluh sampai
tiga puluh menit tapi cinta pada buah hati akan abadi bahkan apapun akan kita
lakukan demi si buah hati dan itu indah karena cinta.
Kelamin adalah organ yang paling di rahasiakan
bahkan selalu di tutupi karena kelamin adalah lambang harga diri bagi laki-laki
dan perempuan. Makanya perlu surat nikah dalam bertemunya lambang harga diri
itu yang hanya di punyai oleh manusia yang bisa berpikir, mempunyai hati nurani
dan nafsu syahwat , kalau hanya mau enaknya sendiri dengan nafsu syahwat jadi
binatang aja ya !, nggak usah jadi manusia, kasihan sama kaum perempuan yang
terpaksa aborsi karena malu padahal waktu dia membuka baju dan celana dalam
dengan pasangan yang nggak ada ikatan hukumnya sama sekali dia nggak malu,
bahkan ikut merem – melek…he…he…he….
Masalah aborsi hanya manusia lho yang bisa,
kalau binatang bisa mungkin banyak ayam
yang melakukan aborsi coba aja perhatikan waktu ayam kawin biasanya di kejar
sama ayam jantan kemanapun ayam betina berlari setelah ayam betina capek baru
deh sang ayam jantan bisa menindih sang ayam betina, kayak di perkosa gitu
karena nggak ada rasa cinta akibatnya ayam betina bertelur dan mengeram sampai
badanya kurus kering, terus menetaskan anak-anaknya dan sang ayam jantan cuek
bebek, tapi sang ayam betina tetap cinta sama anak-anaknya yang jumlahnya jauh
lebih banyak dari manusia.
Jadi kaum perempuan yang mengugurkan
kandungannya atau aborsi karena salahnya sendiri derajatnya jauh lebih rendah
daripada seekor ayam betina.
Kembali ke TKP…he…he…kok kayak Parto dalam Opera Van Java kesan nya, saat itu
Bujang dan Minah duduk berduaan di rumah Minah yang sedang kosong, karena
Bujang ini adalah pemuda dari kampung dan sangat terpesona pada wajah dan bodi
Minah, dia grogi dan deg-degan melihat Minah yang memang cantik dan mempunyai
bola mata dan tatapan yang sangat indah. Minah adalah wanita yang sangat
berpengalaman dan dia tahu bahwa Bujang adalah mangsa empuk untuk cita-citanya
mencari ayah dari anak yang sekarang ada dalam kandungannya. Seperti biasa bila
laki-laki dan perempuan berduaan di tempat sepi apalagi di landa asmara maka
yang menemani mereka adalah setan, iblis dan konco-konconya.
Lalu Minah merayu Bujang dengan bahasa tubuhnya
yang membuat Bujang gelagapan menahan nafsu lalu Minah membawa Bujang ke
kamarnya kemudian pintu di tutup dan terdengar suara Bujang yang teriak
keenakan di dalam kamar sambil berkata ” Aduh mak,…enak
kali…terus…terus….enaaaak….mamaaaak “, Bujang menjerit keras ketika mengalami
orgasmenya yang pertama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar