Minggu, 19 Januari 2014

37. JALI MENGARANG LAGU PRINSIP BISMILLAH.



        Dalam ajaran Islam ada yang namanya Ihsan, Rukun Iman dan Rukun Islam.  Ihsan, Rukun Iman, Rukun Islam pertama kali diperkenalkan oleh Nabi Muhammad SAW kira-kira tahun 622-624 Masehi di hadapan para sahabatnya di Masjid Madinah (Yatsrib). Rukun Iman, Rukun Islam dan Ihsan itu dinyatakan oleh beliau sebagai intisari ajaran agama Islam yang tercantum dalam Al Qur’an, yang selanjutnya dihayati dan di lakukan dalam berbagai aspek kehidupan para sahabat Nabi kala itu.

              Akan tetapi, ketika Islam sampai di Indonesia dengan aneka pengaruh yang masuk ke dalam ajarannya, Ihsan, Rukun Iman  dan Rukun Islam tersebut hanya terfokus pada upaya merefleksikan pengabdian kepada Allah SWT dalam arti keruhanian saja. Sedangkan kegiatan yang bersifat duniawi ditangani oleh berbagai doktrin lainya.

              Hal inilah yang membuat umat Islam Indonesia bahkan dunia tertinggal jauh. Seolah-olah Islam hanya berhubungan dengan akhirat dan ruhani sementara pintu pikir tertutup karena harus taklid buta pada doktrin pemikiran-pemikiran ulama yang sudah ada sebelumnya, ibaratnya kalau ulama zaman dahulu naik onta maka sekarang kita juga harus naik onta karena bila kita naik sepeda motor, mobil atau pesawat terbang maka kita seperti sudah lebih hebat dari pada ulama-ulama zaman dahulu.

              Kebenaran hanya milik Allah SWT bukan menurut pemikiran si anu atau si ini, karena manusia di berikan akal dan pikiran oleh Allah SWT dengan rambu-rambu yang ada yaitu jangan melanggar Alqur’an dan Al-Hadist.

              Seorang yang merasa diri paling benar dan paling Islam adalah manusia-manusia sombong, apalagi mengatakan bahwa si fulan dan si fulan di ragukan ke Islam nya karena mengatakan ini dan itu dalam pemikirannya, karena melakukan sufistik dalam kehidupannya dan lain sebagainya. Coba kita tanyakan kepada dia, sejak kapan dia menjadi ALLAH SWT sehingga dia berhak meragukan ke Islaman seseorang ?, dapatkah dia membuktikan bahwa dia lebih benar di mata Allah SWT ?, padahal sholatnya sama, puasanya sama, zakatnya sama, hajinya sama bahkan Tuhan yang di sembah juga sama.

              Hanya orang tolol yang mengatakan bahwa suara gudang hati manusia atau Shigbhah Allah pada manusia yang ada dalam Asmaul Husna lebih tinggi dari Alqur’an dan Al-Hadist. Al’qur’an dan Hadist itu adalah petunjuk bagi manusia untuk mencapai Ridha Allah SWT, Ridha Allah SWT itulah yang paling tinggi bagi manusia yang hidup yaitu dengan cara mengimplimentasikan Ihsan, Rukun Iman dan Rukun Islam dalam kehidupannya sehari-hari dengan mengunakan akal dan pikirannya sesuai dengan pilihan manusia yang ada dalam gudang hati manusia itu sendiri.

              Kita kembali ke Jali yang sangat tertarik pada pembicaraannya dengan pak Widodo, Rustam dan Bahar dan dia mendapatkan inspirasi untuk membuat sebuah lagu lalu dia mengambil gitar yang ada dalam sudut kamarnya lalu memetiknya.

                        Mustahil Orang Di Sebut Islam
                        Sebelum Dia Jadi Beriman
                        Mustahil orang Di Sebut Beriman
                        Sebelum Dia Jadi Manusia
                        Mutahil Orang Di Sebut Manusia
                        Bila Gagal Berikan Kasih Sayang
                        Bismillah


                                                            Karena Dasarnya Manusia Di Ciptakan
                                                            Untuk Kasih Sayang.

                        Berapa Banyak Orang Di Negeri Ini
                        Dikit-Dikit Bicaranya Agama
                        Oh Tetapi Kelakuan Berbeda
                        Benarkah Dia Sudah Manusia
                        Bismillah

                                                            Karena Dasarnya Manusia Di Ciptakan
                                                            Untuk Kasih Sayang

                        Kalau Kau Ingin Merubah Negeri
                        Mulailah Dari Diri Sendiri
                        Jangan Kau Bertujuan Materi
                        Dengarkanlah Suara Ilahi
                        Bismillah

                                                            Suara Ilahi di Dalam Diri
                                                            Tercermin Dalam Kata Hati Nurani.

              Itulah syair-syair lagu yang di tulis oleh Jali dengan irama dan musiknya sendiri kemudian dia memberi judul “ PRINSIP BISMILLAH “ pada lagunya kali ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar